Pemerintah Merasa Terganggu dengan Facebook Sunda
Dari hasil analisa yang diperoleh pemerintah pusat setelah mendapat laporan dari beberapa pengusaha di Jawa Barat. Ternyata keberadaan Facebook Sunda sudah sangat menggangu sekali. Beberapa perusahaan terutama di daerah Jawa Barat sudah banyak yang mengeluhkan keberadaan jejaring sosial yang satu ini.
Perusahaan tersebut mengeluhkan sikap karyawannya yang jauh lebih mementingkan membuka Facebook Sunda daripada melakukan tugas utamanya.
Produktivitas kerja yang menurun inilah yang menjadi dasar atau alasan mengapa pengusaha di Jawa Barat dalam rapat dengar pendapat dengan pemerintah pusat menginginkan agar jejaring sosial yang satu ini dibekukan.
Dengan keanggotaan yang terus meningkat (berdasarkan hasil survey data terakhir Facebook Sunda beranggotakan lebih dari 19000 orang dengan peningkatan perharinya sekitar 700-1000 anggota). Bisa dibayangkan jika satu tahun kedepan sudah semakin parah.
Beberapa pengusaha di luar Jawa Barat juga sudah memberikan somasi ke pemerintah pusat untuk segera mengambil tindakan yang tegas.
Adapun daerah2 yang sudah memberikan surat keberatan atas keberadaan jejaring ini adalah:
1. DKI Jakarta
2. Jawa Tengah
3. Jawa Timur
4. Kepulauan Riau
5. Kalimantan Selatan
6. Sulawesi Utara
7. Sulawesi Tenggara
8. Irian Jaya
Akhirnya pada tanggal 17 Maret 2009, pemerintah pusat mengadakan pertemuan tripartit dengan para pengusaha dan pemerintah Jawa Barat yang memang dituding sebagai sumber malapetaka ini.
Tidak tanggung tanggung 20 orang pakar IT dari pusat ikut hadir dalam pertemuan ini.
Pemerintah Jawa Barat yang selama ini merasa tidak terganggu memberikan bantahan – bantahan atas keberatan seperti yang diungkapkan oleh para pengusaha.
Ada beberapa alasan yang disebutkan oleh pemerintah Jawa Barat yang mengklaim justru jejaring sosial ini patut dipertahankan.
Salah satu alasannya: Produktivitas kerja memang menurun, tetapi kita coba bandingkan sebelum dan sesudah munculnya jejaring sosial ini,
1. Sebelum Facebook Sunda muncul
- produktivitas kerja baik
- tingkat kesehatan pekerja buruk
- negara sedang tidak dilanda krisis
2. Sesudah Facebook Sunda muncul:
- produktivitas kerja menurun
- tingkat kesehatan pekerja membaik
- negara sedang mengalami krisis yang parah
Pemerintah Jawa Barat meminta agar perusahaan mengkalkulasi untung-ruginya sebelum dan sesudah adanya Facebook Sunda ini. Pertemuan ini mengalami dead lock, masing masing bersikeras dengan pendapatnya. Sebelum berakhir pertemuan pertama ini perwakilan pemerintah Jawa Barat dengan nada keras meminta pengusaha lewat akuntannya menghitung pengeluaran perusahaan “Bandingkan sebelum dan sesudah adanya jejaring sosial ini!”
Rencananya besok akan diadakan pertemuan lanjutan. Tetapi ada satu hal yang mengejutkan. Beberapa perwakilan perusahaan telah melakukan kontak secara diam-diam dengan pemerintah Jawa Barat agar tidak melanjutkan pertemuan. Adapun alasannya “Ternyata setelah dikalkulasi, dengan adanya Facebook Sunda ini pengeluaran perusahaan menurun drastis. Ya jujur saja kata salah satu perwakilan perusahaan memang produktivitas kerja menurun…tapi tingkat kesehatan karyawan meningkat…….tidak banyak yang stress….otomatis biaya perawatan kesehatan menurun. Apalagi dimasa krisis ini job perusahaan pun berkurang, daripada karyawan stress memikirkan overtime yang dikurang / ditiadakan….biarlah mereka bermain dengan kesukaannya dan kami pun tidak akan di demo karyawan jika mengurangi overtime.
Jadi apapun yang terjadi………….tetaplah bergabung dengan Facebook Sunda……………
………………jika anda merasa FB Sunda sudah sangat mengganggu, tunggu saja…..kami sedang memproduksi Sarung Tinju anti FB tahap 2 yang sudah mengalami perbaikan disana-sini. Hanya memang produksi tidak selancar tahap 1, karena………………..karyawanku pada main FB semua.
wassalam,
Cula pro FB Sunda